Monday, June 29, 2015

Tak berlogika

Yang mana amarah bergejolak
Racun itu telah merajalela
Hampaaaaaa hati , tuhan peluk aku .

Belum kutemui dimana tuhanku
Tak bisa kusentuh
Tak bisa kuberpegang
Ditengah tengaahhh 
Putiiiihhhhhhhh
Tangiiisaaaannn ituuu
Sediiiiiiihhhhhhhhh

Kepekaan ini membawa kurusak hati
Ku robek robekk hati tak pernah tercapai
Sakitttttttttt
Tak bisa kugapaaiii
Tak bisa kubunuuhhhhhh

Lagi lagi kubencii puisi ini
Puisi yang terikat dalam tulisan darah


Monday, June 15, 2015

Tak mengerti

Kumenunggu kedatangan diriku yang dulu
Kupakai saat tiba waktunya
Kurasakan kepenatan dalam menunggu
Tapi kusabari diri ini , entah kepastian yang mana
Yang akan membawaku pada kebaikan
Istikharah jawabannya
Akan kulakukan pada saat yang tepat

Oooohhhhh .... Pahit
Ketika kehidupan ini terbalik 180 derajat
Yang susah jadi senang
Yang senang jadi susah
Yang senang tak mengerti
Yang susah penyesalan

Kedewasaan seperti apa yang kau anggap dewasa
Kini ku selalu salah mengartikan
Kehidupan mengajariku tentang kedewasaan
Yang selalu mengajarkan ku tentang kesalahan kedua
Tapi ku terlalu naif ku acuhkan itu dan kembali lagi

Kedewasaan yang mana yang kudapat
Hanya kebodohan yang tak tau sampai kapan kusadari .

Thursday, May 28, 2015

Puisi bukan puisi

Ku bagaikan mentuhankan seseorang untuk kehidupan ini
Tuhankupun cemburu atau aku yang tak tahu arti cemburu
Tak bisakah aku melihat seisi dunia
Hanya sekecilkah dunia ini sehingga ku mentuhankan dia
Bak tuhan yang hidup sebagai penolongmu
Aku berlebihan menilai hidup ini
Dimanakah perasaanku ? Hilangkah perasaanku

Ohhh tuhan aku tak tau kau dimana
Tapi aku merasa kau dekat denganku
Aku bimbang akan hidup ini
Ingin ku berlari kemana ... Kemanapun tak ada
Tak akan pernah sampai ke titik perspektif

Pencapaianku seperti tak berarti selama ini
Seperti hilang setelah kudapatkan
Batin ...
Kau ciptakan sebuah batin dihatiku hanya untuk merasakan
Kegelisahan yang tak kunjung usai
Kau ciptakan empedu hitam dihatiku
Racun yang membuat diriku merasa pedih

Inilah aku
Aku yang kau ciptakan
Aku yang kau hidupkan
Setelah sekian lama belum menemui arti lembaran baru
Kau pencipta suasana
Hidupku bagaikan tak adil menjalani ini

Puisi ini
Atau bukan puisi
Menceritakan sebuah rahasia batin
Yang kau ciptakan
Entah adakah seseorang mengerti
Atau pendaman ini yang akan kubawa mati
Dan tak akan ada yang tahu


Wednesday, May 27, 2015

Hidup tak berdosa, bagikan sayur kurang garam

Sampe saat ini belum ada yang bisa ngertiin hati aku yahh ..
Istri aku juga gitu .
Aku butuh suport , kalo aku cuma begini aja dirumah aja .
Mana ada kemajuan .
Gak tau apa yang ada didalam pikiran dan hatinya , gak ngerti .
Bener" mau bikin hidup aku jadi mati dan gk berwarna .
Kesini gak bisa , kesitu gak bisa .
Mau kesana kesini harus jelas harus lapor .
Ditelponin , sebel lama lama sama kehidupan yang begini .
Ya allah , sampe mati bakal begini kahhh ..
Mati dalam keadaan begini juga mana bahagianya ?
Biar solat ribuan kali tapi kalo gak berbuat dosa sedikit mana ada enaknya .
Mana bisa menikmati arti solat arti beribadah sebenarnya .
Seperti ada sebuah pemikiran .
Itulah arti sesungguhnya bahwa tiada manusia yang sempurna .
Yang sempurna kalau ia sudah meninggal .
Hambarrrr sekaliiii hidup ini .
Mau hidup yang benar tapi begini jalannya , gak sesuai hati dan kemampuan diri .
Ya allahhhh ... Ampun
Gak pernah berfikir dan bicara dalam benaknya kah ??
Mamaaaaa .... Kk kangeennn emaaakkkk
Mamaaaa gak tau hati kakaaa ya maakkk ..
Kk lagi sakitttt maaakkkk ������������
Kk pengen di urusin emaaaaaaakkkkkk ...
Kk kangeeeeennnn emaaaaakkkk ..
Kangen kebahagian kita dulu yaaa maakkkk ..
Kk di izinin emak begini begitu kesana kesini asalkan yang baik .
Biar berbuat dosa , asal tau kapan waktunya pulang , kapan waktunya tobat .
Yg buruk jadi pengalaman , yang baik di itiqomahkan .
Izin restu emak yang ngertiin kk dulu , bikin hidup kk merasa sukses .
Sekarang , apa ????
Kaka terkekang , hanya karna kk gk mau ada keributan dalam rumah tangga .
Bukannya kk gk mau angkat telpon dari emak .
Tapi kk lagi pusing , gk mau ngomong sama siapapun .
Yg kk mau, kk ingin bebas bekerja berkreasi kemanapun kapanpun, dan di restuin biar apapun yg kk kerjakan asalakan benar dan halal menjadi berkah apapun pekerjaannya .
Kk pengen ngerasain kesuksesan hidup kk yg dulu .
Kalo kk dapet orang yg bisa suport kk , kk gak akan sia siain .
Bakal kk gunain sebaik baiknya .
Kk kangen emaaaakkkkkk ��������������

Thursday, May 7, 2015

Wajah termenung

Waktu gue punya banyak duit
Duitnya gue buang" dan gk tau kemana itu duitnya gue apain lupa .
Giliran sekarang mau makan enak kepengen ini itu susah akibat gak punya duit ��
Hate my life .
My mistake , so sad ...
Gimme some money please ��������

Wednesday, April 29, 2015

Sedih yang terluang kembali

Alhamdulillah setelah satu tahun menjalani rumah tangga ini istriku hamil .
Sebuah karunia dan rejeki berlimpah dari allah yang diberikan kepadaku , namun disela kesenanganku terdapat banyak ke khawatiran yang membuatku terus berfikir bagaimana kedepannya nanti .
Aku tau semua ada pada kehendak allah mau dibawa kemana kehidupanku ini .
Namun aku tetep melakukan yang terbaik , berfikir positive dan berserah diri kepada allah .
Sedikit curhatannku tentang rumah tangga ini , aku bagaikan terpenjara .
Bukan terpenjara karena ku tak bisa kemana" , melainkan aku terpenjara karena sulit untuk berkarya .
Setiap hari selalu dirumah dan melakukan rutinitas rumah sehari hari , dan apakah tidak berfikir jika aku tidak bisa berkarya bekerja bagaimana mungkin aku bisa menghasilkan uang untuk kehidupan esok, terlebih untuk kedua orang tuaku , adik adiku biaya sekolah ?
Aku sediiihhhh , sedihku bukan karna aku dan istriku tidak makan atu apa.
Tapi yang paling menyedihkan dan menyiksa batinku adalah ketika aku tidak bisa membantu orang" yang aku sayangi , keluarga kerabat mertua dll .
Bagaimana mungkin dengan kehidupanku yang terpenjara seperti ini , aku bisa berkarya bekerja dan menghasilkan uang ???
Ya allah hamba sedih, hamba hanya bisa menunggu keajaiban hidayah darimu agar istriku berubah .
Tidakkah kau kasihan kepada batinku ini yang tersiksa menyaksikan ketakutan" akan kesusahan kepada keluargaku , bukan kepadaku dan istriku , karena kami bisa hidup dimana saja, kami bisa makan apa saja dimana saja .
Hamba tidak mau dengan kemiskinan keadaanku membuat kedua orgtuaku dan adik adikku menjadi tidak baik dalam menjalani kehidupan mereka .
Aku tidak mengerti apa yg ada difikiran istriku hingga memperlakukan aku seperti ini .
Aku ingin bekerja ditanya" , terkadang ingin mengikuti kemana aku pergi , tidakkah diriku ini merasa risih dan terkekang menjalani kehidupan yang seperti ini .
Memang aku salah aku akui aku pernah berbuat yg tidak baik , dan telah ku akui kepada istriku lalu dia menerima maaf dariku .
Lantas mengapa ia menjadi seperti ini ? Aku tau ia tak ingin hal trsb terulang lagi tapi apakah dengan cara seperti ini pantas ia lakukan kepadaku .
Dilain sisi aku sudah capek dengan keributan rumah tangga yg takberkesudahan .
Aku hanya bisa mengalah dan menuruti apa yg iya katakan untuk menghindari keributan .
Aku capek dengan ribut yang tak kunjung selesai jika aku meladeninya terus .
Aku tidak ingin menyiksa istriku karena menurutku percuma hal itu tidak akan bisa merubah sifat istriku .
Sepertinya aku dalam masalah , tapi aku tidak tau apakah ini masalah yg besar atau tidak .
Aku tidak mengerti dengan kehidupan yang seperti ini, bahkan untuk bercerita keluhanku kepda istrikupun aku tak mampu .
Aku sediiiiiiiiihhhhhhhhhh aku gak mampu berbuat apa apa .
Bingung ketika masalah ini belum terpecahkan .
Aku hanya bisa bengong diam wajah kosong , bahkan untuk solatpun aku seperti tak nafsu .
Keadaan ini membuatku tersiksa batin yang akan mengerogoti diriku sampaiku mati .
Jikalau mati itu enak tidak sakit tidak ada siksa tidak ada pembalasan dan langsung masuk surga .
Aku sudah tidak sanggup ��������
Aku bercerita kepada ibuku , ibukupun tak bisa membantu dan tak bisa berbuat apa apa .
Iya hanya selalu bilang , cepat cepat punya anak agar istrimu tidak menjadi seperti itu lagii .
Huuuhhh ya allah .
Seperti tidak ada kepercayaan didalam rumah tangga sampai" aku harus merasakan hal seperti ini .
Bagaikan burung dalam sangkar butut .
Hal yang dulu pernah aku rasakan kini terulang kembali .
Yang berbeda hanya keadan .
Kalau dulu bagaikan burung disangkar emas
Kini aku bagaikan burung dalam sangkar butut
Semua tak ada yang enak , ketika aku sendiri tidak enak karena sepi .
Ketika ku menikah rumah tanggaku seperti ini .
Dimanakan kenikmatan itu , apakah harus menunggu ku mati lalu menjadi sempurna ????


Friday, April 3, 2015

Tak seindah yang dibayangkan

Huaaaaaaa ������
Aku sediiihhhh , blog ini adalah tempat aku untuk bersedih sedih ria .
Ya allah , kenapa cari uang halal itu susah , kenapa juga hamba jadi orang pesimis ?
Hamba tauuu usaha yang hamba lakukan tidak harus sampai disini .
Tapi melihat disekeliling membuat hamba menjadi malas .
Hamba bosan ....
Hamba tidak tau apa yg harus hamba lakukan hiks hiks hiks ..
Koq gw jdi cengeng banget yakkk ....
Dikit" sedih dikit" sedihhh ... 
Setelah menikah baru kali ini aku merasakan benar" susahnya mencari uang yang benar benar halal .
Dari kecil , dari sedikit sedikit tapi berkah , terima kasih banyak ya allah .
Maafkan hambamu ini yang suka sedih dan mengeluhkan nasib ini .
Tapi sampai saat ini hamba masih berikhtiar dijalanmu .
Semoga engkau selalu memberikan yang terbaik untuk hamba" nya, amin ��